Asyik pacaran di Fly over Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, pasangan muda-mudi telah jadi korban perampokan, Senin (10/3) kemarin. Akibatnya, handphone dan uang senilai Rp100 ribu serta kepalanya bocor dihantam gir motor.

Muchlis yang berusia 19 , dan Iin yang berusia 21 tahun , tengah asyik ngobrol di atas sepeda motor Yamaha Mio B 6132 TNE miliknya. Lalu dua pemuda yang tidak dikenal datang menghampirinya. “Awalnya mereka hanya menanyakan alamat Rumah Sakit Harapan Bunda,” katanya .

Namun, saat usai menanyakan alamat, salah satu pelaku mengancam korban dengan golok.Keduanya telah diminta menyerahkan harta benda miliknya. “Dua handphone, uang Rp100 ribu diambil pelaku,” tuturnya.

Setelah itu, menurut pemuda yang tinggal di RT 004/02 Gedong, Kramatjati, Jakarta Timur, pelaku langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 X. “Tapi yang minta uang juga ngambil kunci motor saya. Sementara yang satu menghantamkan sabuk gir motor yang mengenai kepala saya,” ungkapnya.

Sambil mendorong motor yang kuncinya dibawa kabur pelaku, pemuda yang bercucuran darah dari kepalanya, terus berjalan mencari klinik. Pemuda yang bekerja di salon mobil ini mendapatkan empat jahitan. “Setelah itu saya baru kabari orang rumah untuk minta dijemput,” tuturnya.

Kapolsek Ciracas Kompol Suwanda juga mengaku belum menerima laporan atas kasus tersebut. “Sejak malam kejadian hingga Selasa (11/3) kemarin sore, tidak ada laporan yang masuk atas peristiwa tersebut,” ujarnya.

Namun untuk dapat mencegah aksi itu terulang, ia juga mengaku akan segera merazia dengan mengusir warga yang berada di kawasan tersebut. Penempatan mobil patroli juga akan dilakukan untuk dapat mempersempit segala macam persoalan.

Camat Ciracas Rommy Sidarta juga mengakau pihaknya sudah puluhan kali menertibkan pedagang dan warga yang kerap mangkal di fly over Pasar Rebo. Dimana petugas Satpol PP seakan main kucing-kucingan dengan warga. “Setiap hari kita jaga dari pagi hingga jam 9 malam, namun selepas itu mereka ngumpul lagi,” ungkapnya.

Rommy n juga mengaku, keterbatasan personil dan tenaga petugas Satpol PP yang membuatnya kurang maksimal. Meski begitu, ia berjanji akan mengatur petugasnya lagi agar kejadian tersebut tak terulang. “Yang jelas kita akan lebih giatkan lagi agar kawasan itu bersih dari pedagang dan warga yang nongkrong,” tandasnya.

Asyik Pacaran di Fly Over, Dua Sejoli Dirampok

Artikel lainnya »