saco-indonesia.com, Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto telah kembali dipanggil oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, Setya juga akan diperiksa dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi.

"Diperiksa sebagai saksi terkait dugaan TPK atas tersangka Akil M," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, melalui pesan singkat.

Selain Setya, penyidik KPK juga akan memanggil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. Idrus rencananya juga akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama dengan Setya.

Belum dapat diketahui apa kaitan Setya dan Idrus dalam kasus yang telah menjerat mantan Ketua MK Akil. Namun, berdasarkan informasi yang telah dihimpun, pemanggilan keduanya berkaitan dengan sengketa Pilkada di Jawa Timur.

Diketahui, Setya bolak balik diperiksa penyidik KPK dalam kasus suap PON Riau. Setya telah menjadi saksi untuk tersangka Rusli Zainal, gubernur Riau non-aktif.

Oleh Nazaruddin, terpidana dalam kasus suap Wisma Atlet Palembang, Setya disebut terlibat dalam dugaan korupsi proyek e-KTP. KPK belum mendalami kasus ini.

Dalam kasus Akil sendiri, sejumlah pejabat negara telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, adiknya Atut, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, pengacara Wawan bernama Susi Tur Andayani, anggota DPR Chairunnisa, Bupati terpilih Gunung Mas Kalimantan Tengah Hambit Bintih. Akil diduga telah menerima pemberian hadiah atau janji terkait kepengurusannya dalam Ketua MK.


Editor : Dian Sukmawati

SETYA KEMBALI DIPERIKSA KPK

Artikel lainnya »