saco-indonesia.com, Mengunci perangkat mobile dengan menggunakan password, sensor muka, sensor retina atau bahkan sensor sidik jari, mungkin sudah terlalu mainstream. Bagaimana dengan penguncian perangkat mobile dengan gunakan telinga?

Satu inovasi atau terobosan yang juga cukup aneh namun unik dan menarik. Sebuah perusahaan yang bernama Descartes Biometrics dari Amerika Serikat mengklaim telah berhasil kembangkan sistem keamanan perangkat mobile khususnya smartphone yang lain dari biasanya.

Sistem penguncian ini adalah dengan menggunakan telinga. Cara kerjanya pun juga tidak rumit karena pengguna perangkat mobile yang hanya perlu mendekatkan gadgetnya dengan telinga dan membiarkan proses scanning berlangsung.

Bahkan teknologi tersebut juga akan dapat mendeteksi dan scanning bentuk telinga dari beberapa angle. Pengembang teknologi yang disebut pula dengan istilah aplikasi autentifikasi biometrik ini menjelaskan, "Karena setiap telinga manusia telah memiliki bentuk yang cukup unik seperti halnya sidik jari."

Seperti halnya cara kerja di sensor sidik jari, pengguna perangkat mobile hanya perlu 'mendaftarkan' telinganya terlebih dahulu agar dapat di-scan bentuknya dan digunakan sebagai kunci paten gadget yang telah bersangkutan.

Untuk saat ini, aplikasi autentifikasi biometrik yang bernama Ergo ini hanya support dengan perangkat berbasis Android saja. Belum dapat diketahui kapan pengembangnya akan membuat versi untuk gadget lainnya.


Editor : Dian Sukmawati

SISTEM PENGAMANAN ANDROID TERBARU

Artikel lainnya »